4 Hal ini Di Jamin Bikin Kamu Jadi Juara Nasional Berturut-Turut

Kegagalan adalah keberhasilan yang terunda, begitulah istilah yang sering orang bilang, namun bagaimana jika istilah tersebut diriset ulang menjadi ‘kegagalan adalah peluang mimpi yang baru‘ yang mungkin akan memberikan analisa pengertian yang berbeda sehingga terkesan lebih memotivasi the readers dan people who call them the loser. But, jangan pesimis dulu karena masih terdapat rahasia di balik kegagalan yang mungkin selama ini tidak kamu sadari. Pernahkah kamu putus asa dan merasa down setelah bersikeras berusaha untuk mengikuti kompetisi dari yang paling rendah hingga tingkat nasional, namun kamu kalah bahkan tidak sempat masuk sebagai finalis?

Setelah menyaksikan bahwa namamu tidak disebut oleh dewan juri apakah yang kamu lakukan? Mungkin salah satu dari opsi berikut adalah jawabanmu:

    1. Pesimis dan tak mau ikut kompetisi lagi
    2. Marah, protes pada juri setelah itu putus asa
    3. Memotivasi diri dengan mencari peluang yang baru

Sebenarnya ada beberapa tips dan trik jitu agar kamu bisa menjadi seorang juara hingga tingkat nasional bahkan internasional secara berturut-turut yang mungkin salah satu atau semua poin-poin ini bisa membantu kamu dalam meningkatkan kualitas diri kamu.

Caranya?

Excellent Preparation

Persiapan yang matang tentunya sangat amat di perlukan untuk kamu yang ingin mengikuti perlombaan. Persiapan yang dimaksud bukan hanya persiapan mental ketika tampil di depan saja yang kuat namun persiapan materi dan bahan, persiapan energi, kesiapan untuk berpikir, membuat keputusan, dan menghadapi resiko dengan matang sebelum kamu benar-benar memilih lomba apa yang sesuai dengan kemampuanmu.

Good Time Management

Manajemen waktu yang baik juga yang menjadi faktor apakah hasil karyamu layak diikut sertakan atau tidak, manajemen waktu juga akan menentukan nasib karyamu ke depannya. Diusahakan kamu untuk benar-benar fokus terhadap lomba yang akan kamu ikuti, jika kamu hanya sanggup mengikuti 1 lomba dalam sebulan maka fokuskan lah semua waktumu untuk mengasah skill hingga perlombaan tiba. Dan juga lebih baik kamu membuat schedule agar jadwal kegiatan dan persiapan untuk lomba terorganisir dengan baik sehingga hasilpun bisa maksimal.

Self Potential Recognition

Mengetahui potensi diri sendiri itu sangat penting sebelum kamu memutuskan lomba apa yang ingin kamu ikuti, jangan sampai kamu salah sasaran sehingga karya kamu malah membuatmu menjadi gagal dalam kompetisi karena bidang yang kamu ikuti tidak sesuai dengan kemampuan dan keahlianmu yang lebih spesifik. Jika kamu menguasai bidang sastra Indonesia, maka ikutilah kompetisi literasi bahasa Indonesia, jangan nekat untuk mengikuti esay yang bertema bisnis sekaligus dalam bahasa Inggris, karena akan sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahasa yang kamu gunakan langsung di bahasa Indonesia dengan hasil terjemahanmu yang menggunakan media lain seperti kamus, meski bisa kamu terjemahkan, namun terkadang sense yang seharusnya bermakna dalam dengan bahasa Indonesia menjadi datar ketika kamu terjemahkan ke dalam bahasa asing.

The Power of Giving

Berbuat baik kepada orang lain juga bisa menjadi faktor pendukung berhasil tidaknya kamu mengikuti ajang kompetisi. Kenapa? karena berbuat baik kepada orang lain sama halnya dengan kamu meminta doa kepada mereka agar kamu berhasil dan menang dalam kompetisi. Percaya atau tidak kamu bisa buktikan sendiri. Tapi jangan hanya berbuat baik ketika akan mengikuti kompetisi saja, ya…

Nah, itulah 4 poin penting yang mungkin bisa membantu para event hunter untuk terus berkarya serta berusaha mencari peluang baru agar lebih selektif dalam memilih dan memilah lomba apakah yang cocok sehingga hasil ke depannya tidak mengecewakan, Good Luck para Champion!

 

Author: Tita Sr.

5 Kesalahan Fenomenal Peserta Lomba Yang Wajib Kamu Ketahui

Mengikuti ajang pencarian bakat atau kompetisi hingga berhasil menjadi the champion adalah hal yang patut diacungi jempol sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri. Karena telah menjadi seorang juara maka dengan bangganya pula kamu mengekspos semua hasil jerih payah yang terbayarkan itu di berbagai media dan membiarkan khalayak tahu bahwa kamu telah menjadi sang juara tahun ini bahkan mungkin tahun ini adalah tahun kesekian kamu meraih tropi dan penghargaan yang tak bisa di raih orang lain.

Sementara yang kalah mungkin ada yang sedang tertekan, merenung bahkan sampai mengurung diri di kamar karena lelah atas usaha yang tak membuahkan hasil gemilang, atau malah ikut mengekspos kekalahannya di media seperti yang sang juara lakukan tanpa mau menyadari kesalahan fenomenal yang telah dilakukannya karena ia merasa sudah melakukan yang terbaik (di matanya).

Nah, bicara tentang kekalahan tentunya bermakna negatif, orang-orang akan men-stereotype kalah berarti tidak bagus, kalah berarti tidak profesional, kalah berarti memiliki banyak kekurangan. Mungkin sebagian dari kamu yang menganggap dirimu sebagai the loser selalu bertanya,

“Apa yang salah dengan karyaku?”

Jika kamu membaca alasan berikut ini dengan serius, maka yakinlah kamu akan menjadi the next champion.

 

Forget The Instruction

Dalam mengikuti kompetisi, pasti ada beberapa langkah dan panduan dari pihak penyelenggara lomba yang harus diikuti peserta agar tidak ada miscommunication atau kesalah pahaman sebelah pihak karena peserta terlalu menganggap remeh dan berpikir bahwa panduan itu hanya sebagai formalitas, pada akhirnya mengakibatkan karya kamu tidak lolos ke babak final. Mengikuti panduan lomba itu sangat penting sebelum mempersiapkan segala sesuatunya, karena harus mengetahui seluk-beluk, latar belakang, serta tujuan mengapa lomba tersebut diadakan.

 

Uncareful

Kehati-hatian serta ketelitian dalam mengoreksi hasil karya yang akan kamu kirimkan juga sangat penting karena jika tidak diperhatikan dan dicek ulang akan sangat berpengaruh terhadap penilaian karya kamu, contohnya dalam lomba menulis sering terjadi error typography karena kelalaian para peserta yang tidak teliti dan tidak melakukan check and recheck sehingga akan mengurangi nilai estetika bahasa dan tingkat keseriusan kamu dalam berpartisipasi. Error typhography bisa terjadi karena kamu terlalu terburu-buru ingin cepat selesai, dan kamu tidak punya banyak waktu karena deadline yang terlalu mepet dan kamu masih tetap memaksakan diri untuk ikut ajang tersebut sehingga karyamu tidak bisa mencapai maksimal.

Kasus ketidaktelitian lainnya yang sering terjadi adalah kesalahan dalam penulisan format nama peserta dan hasil karya serta alamat panitia lomba. Kesalahan penulisan nama kontak panitia terjadi karena ketidaktelitian peserta dalam proses recheck sehingga mengakibatkan kerugian pada peserta sendiri dan akhirnya karyanya tidak sampai ke panggung kompetisi.

 

Bad Time Management

Ketika kamu mendapat informasi lomba dengan tenggang waktu yang sangat singkat, sebaiknya jangan kamu ikuti karena akan mempengaruhi kualitas karyamu, ketika kamu mengerjakan atau melakukan simulasi secara terburu-buru juga waktu yang singkat otomatis informasi yang didapat juga persiapanmu tidak matang sehingga mengakibatkan karyamu telat dikirim atau dikirim bertepatan dengan deadline karena manajemen waktu yang kurang bagus.

 

Plagiarism

Karena manajemen waktumu yang kurang bagus tapi kamu tetap nekad untuk mengikuti lomba yang di inginkan, maka kamu terpaksa atau bahkan sengaja untuk meniru hasil karya orang lain yang dipadu padankan dengan hasil karyamu untuk menambah nilai estetika dalam karyamu, namun bukannya karyamu menjadi lebih bagus, malah akan lebih cepat tereksekusi karena mengandung unsur plagiarisme.

 

No Reconfirmation

Melakukan konfirmasi ulang sering kali diabaikan oleh peserta lomba, padahal konfirmasi ulang itu sangat penting untuk memastikan bahwa karyamu telah dikirim dan sampai ke panitia. Banyak peserta yang protes karna menganggap karya mereka hilang, padahal penyebab karya mereka tidak sampai ke meja redaksi adalah karena tidak adanya konfirmasi sebelum hari perlombaan tiba.

Warning buat para champion hunter agar lebih bijak lagi dalam merintis karyanya ya! Just be Yourself….!

 

Author: Tita Sr.