Sebelum memutuskan untuk mendaftar sebuah beasiswa ada baiknya kalian mengetahui dulu macam-macam beasiswa yang ada supaya bisa cermat memilih dan memilahnya. Hal tersebut guna mengetahui istilah-istilah dalam beasiswa agar tidak salah kaprah nantinya. Jangan cuma gara-gara dengar kata beasiswa buru-buru deh langsung di ambil, tau-taunya bukan sesuai harapan, nyesel deh.

Beasiswa yang ada sekarang ini baik dalam maupun luar negeri ragam bentuknya. Beasiswa juga banyak kategorinya. Secara garis besar beasiswa dikelompokan menjadi 3 bagian, antara lain berdasarkan jenisnya, pendanaannya, dan pihak penyedia. Jangan gagal paham ya! Mengutip dari berbagai sumber, ada info untuk kalian yang sedang mencari beasiswa. Yuk simak penjelasan tentang macam-macam beasiswa di bawah ini supaya jangan salah kaprah dan jadi tambahan pengetahuan juga. Sudah siap? Ayo Lets go.

 

 

  • Berdasarkan Jenisnya

Beasiswa berdasarkan jenis di bagi menjadi 3 kategori, yaitu:

 

Beasiswa Penghargaan

Beasiswa model ini diberikan kepada mahasiswa yang mempunyai prestasi khusnya di bidang akademik. Dengan kata lain sebagai bentuk apresiasi. Beasiswa ini diberikan berdasarkan perolehan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) kalian semasa kuliah, biasanya 3.5 ke atas. Karena patokannya IPK, tentu beasiswa ini menyasar para mahasiswa. Contohnya, Besiswa Prestasi Akademik. Bagi kalian para mahasiswa tentu sudah familiarkan?

Tapi jangan takut, untuk kalian yang berprestasi juga di bidang akademik tapi masih duduk di bangku sekolah juga ada. Pihak universitas memberikan kemudahan bagi-kalian kalian untuk masuk ke perguruan tinggi lewat seleksi jalur beasiswa prestasi.

Beasiswa Bantuan

Namanya saja sudah bantuan. Beasiswa ini difokuskan bagi mahasiswa yang secara akademik memiliki nilai yang baik tetapi kekurangan dalam segi finansial. Bidikmisi, Supersemar, dan Beasiswa Bantuan Belajar di antaranya. Ada tinjauan lebih lanjut dari si pemberi beasiswa kepad kalian yang terpilih nantinya di beasiswa ini, semisal pendapatan orang tua, biaya, dan pengeluaran hidup.

Beasiswa Non Akademik

Beasiswa ini untuk kalian yang punya prestasi di luar bidang akademik. Biasanya yang paling sering itu bidang olahraga, tapi tidak menutup kemungkinan pada bidang-bidang lainnya. Banyak kampus yang melirik orang-orang berprestasi non akademik ini bahkan jauh-jauh hari sebelum lulus sekolah menengah atasnya karena prestasinya yang mengkilat. Contohnya, Lalu Muhammad Zohri sedang hangat-hangatnya nih. Ia ditawari salah satu kampus swasta untuk berkuliah di sana dan mereka menjamin akan memberikan beasiswa kepadanya.

Besiswa Ikatan Dinas

Beasiswa ikatan dinas biasanya sifatnya bersyarat. Mengapa? Karena yang menerima beasisiwa ini nantinya akan langsung ditarik seketika selesai kuliah ke perusahaan atau institusi mereka untuk menjadi bagian dari perusahaan atau institusi tersebut dalam jangka waktu tertentu. Biasanya sebelum pemberian beasiswa akan ada beberapa ketentuan yang harus ditandatangani yang sifatnya mengikat. Ada sisi positif maupun negatifnya mengenai beasiswa ini. Positifnya kalian tak perlu repot-repot lagi mencari pekerjaan karena langsung dipekerjakan di sana. Sisi negatifnya, karir kalian mungkin saja akan terkungkung di situ-situ saja. Tidak ada perkembangan dan peningkatan.

 

 

  • Berdasarkan Pendanaan

 

Terdapat 2 bagian dari jenis ini, antara lain:

 

Beasiswa Sebagian

Istilah Kerennya partial scholarship. Beasiswa ini hanya mencakup sebagian dari seluruh biaya yang harus terpenuhi. Misal, hanya uang gedungnya saja atau uang semesternya saja. Kebanyakan universitas dalam negeri yang mengadakan beasiswa ini. Jika kalian ditawari beasiswa seperti ini kalian harus benar-benar teliti terlebih dahulu, jangan sampai keliru.

Beasiswa Penuh

Beasiswa penuh atau full scholarship memberikan tanggungan penuh kepada penerimanya. Tidak tangung tanggung, beasiswa ini meliputi biaya kuliah, akomodasi, biaya hidup, biaya penelitian, buku-buku, transportasi, bahkan asuransi. Kampus-kampus di luar negeri biasanya memberikan beasiswa seperti ini dan tak terbatas pada asal negara si penerimanya berasal. Tenang, di Indonesia juga ada kok, coba cari-cari ya.

 

 

  • Berdasarkan Penyedianya

 

Berdasarkan penyedianya, beasiswa dapat dibagi menjadi 5 kategori, yaitu:

 

Beasiswa Pemerintah

Beasiswa ini didawarakan pemerintah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Biasanya, lembaga-lembaga terkait yang menjadi garda terdepan adanya beasiswa ini, misal Kemdikbud. Beasiswa ini tidak terbatas pada satu lembaga atau institusi saja.

Beasiswa Pihak Swasta

Beasiswa ini biasanya berasal dari perusahan-perusahan sebagai bentuk CSR-nya kepada masyarakat. Perusahaan ini juga bekerjasama dengan beberapa universitas terkait dalam hal pendidikan. Diantaranya, Beasiswa Djarum, Beasiswa BCA Finance, dan Beasiswa Tanoto Foundation.

Beasiswa dari Negara Maju dan Donor

Apa sih beasiswa dari negara maju dan donor itu? Beasiswa dari negara maju dan donor itu secara singkatnya merupakan jalinan kerjasama antara pemerintah dengan negara si pemberi beasiswa. Tentunya negara yaitu negara-negara yang sudah maju dalam hal pendidikan. Beberapa diantaranya:

– Beasiswa Nuffic Neso (NEC) dari pemerintah Belanda

– Beasiswa Monbukagakusho dari pemerintah Jepang

– Beasiswa Chevening dari pemerintah Inggris yang dikelola oleh British Council

– Beasiswa Fullbright dari pemerintah AS yang dikelola oleh Aminef

Beasiswa dari Komunitas, Yayasan, atau Organisasi

Beasiswa ini diakomodasi oleh pihak seperti komunitas, yayasan, dan organisasi dengan berbagai latar belakang baik itu keagamaan, sosial, maupun akademik. Di Indonesia sendiri ada yang namanya The Habibie Center, besutan salah satu anak bangsa yang mendunia, B.J. Habibie.

Itu tadi macam-macam beasiswa dan penjelasannya masing-masing. Bagaimana, sekarang sudah paham belum apa-apa saja tentang beasiswa yang ada? Kalau berminat, mulai sekarang cari info-info beasiswa yang dirasa paling cocok untuk kalian. Intinya, manfaatkanlah segala beasiswa yang ada untuk kelancaran pendidikan kalian. Semoga beruntung.

 

Penulis: Andro Satrio SG