Kuliah, kuliah, dan kuliah sebuah mimpi yang susah-susah gampang diwujudkan. Melanjutkan pendidikan tinggi sudah tentu setiap orang mau. Apalagi hal itu bisa terwujud di luar negeri. Sudah tentu dambaan semua orang. Beasiswa menjadi hal yang penting agar dapat melanjutkan kuliah di luar negeri.

Melanjutkan kuliah di luar negeri sepertinya enak ya. Di kawasan Eropa atau Amerika gitu, prestise sekali agaknya. Kalau ada niat cobalah dilaksanakan. Mau ke negara mana, Swiss, Belgia, Italia, atau Swedia?

Kalau ada yang berniat lanjut studi di Swedia pas sekali. Swedia merupakan sebuah negara yang indah dan juga nyaman. Selain itu lingkungan pendidikannya yang mendukung sekali semangat belajar.

Tahukah kalian bahwa di Swedia itu kuliah gratis. Tidak ada biaya-biaya yang diminta untuk bisa belajar di sana tanpa memandang kalian dari negara manapun. Hanya saja setiap mahasiswa yang diterima diwajibkan menjadi anggota organisasi mahasiswa setempat dengan biaya berkisar SEK 300-500 per semester. Kalau kalian tidak terdaftar, nilai tidak akan bisa dimasukkan ke dalam database kampus.

Nah, bagi kalian yang sudah punya niat lanjut ke Swedia ada beberapa referensi yang mungkin bisa kalian coba. Selain program bawaan pemerintah, kalian patut coba juga beberapa opsi ini, siapa tahu bisa benar bawa kalian ke Swedia. Kalau ikut LPDP waduh saingannya banyak sekali, kenapa tidak langsung mencari beasiswa langsung dari universitasnya. Selain saingannya yang lebih sedikit, pasti juga persyaratannya lebih mudah.

 

Dii bawah ini ada 3 referensi beasiswa di Swedia yang ayak kalian coaba, simak baik-bak ya.

 

Coba Beasiswa Dari Swedish Institute

Swedish Institute adalah sebuah agensi pemerintahan di Swedia yang bertugas untuk menyebarkan informasi mengenai Swedia ke Negara lain. Salah satu programnya adalah memberikan beasiswa dengan nama Swedish Institute Study Scholarships (SISS) yang dapat di apply oleh masyarakat Indonesia. Terdapat berbagai jenis beasiswa lain, namun hanya SISS yang bisa kita apply.

Beasiswa Swedia dari SISS ini akan mengcover

  • Seluruh biaya kuliah
  • Biaya hidup perbulan sebesar 9000 SEK/month
  • Travel cost 15000 SEK
  • Biaya pembuatan visa
  • Asuransi selama berada di Swedia
  • Kesempatan bergabung dengan SI network for future global leaders

Seleksi beasiswa ini dilakukan dalam 2 tahap, pertama melakukan pendaftaran universitas di universityadmissions.se Kemudian tahap berikutnya adalah melakukan pendaftaran beasiswa Swedish Institute di website-nya resminya (Ingat bahwa WNI hanya bisa mengapply tipe beasiswa ini)

Adapun persyaratannya (untuk tahun ini) adalah sebagi berikut:

  • motivation letter with swedish institute format
  • CV with europass format
  • 2 letter of reference with Swedish Institute format
  • Proof of work and leadership (3000 hours work experience) with swedish institute format
  • Copy of passport

Untuk diingat salah satu syarat mendaftar beasiswa ini adalah kalian harus memiliki pengalaman kerja full time ataupun part time selama 3000 jam atau setara dengan 1,5 tahun pengalaman kerja (Namun saya kemarin juga memasukkan pengalaman menjadi asisten lab di kampus dan bekerja selama di kampus), Kemudian Jurusan yang di-apply harus masuk kedalam list prioritas dari Swedish Institute (Daftar Jurusan yang bisa di-apply). Karena biasanya kita bisa mendaftar lebih dari 1 jurusan maka saat meng-apply beasiswa ini, kita wajib men-submit jumlah dokumen sebanyak jumlah jurusan yang kita apply. Contoh bila kita mendaftarkan 4 jurusan di universityadmission maka jumlah dokumen yang di-submit adalah sebanyak 4 buah untuk masing-masing jurusan.

Bagaimana peluang untuk mendapatkan beasiswa? Untuk tahun ini jumlah beasiswa yang dibagikan sebanyak 60 beasiswa untuk kategori 2, dimana kategori 2 terdiri dari beberapa negara seperti Brazil, Indoensia, Mesir, Vietnam, kolombia, Ghana dan Iran.

 

Beasiswa Dari Innoenergy Bisa Membawamu Berkuliah di Universitas TOP Eropa

Untuk kalian yang berniat melanjutkan master dengan fokus kearah renewable energy dan sustainable development maka Innoenergy menjadi pilihan yang tepat untuk diambil. Terdapat 7 program yang ditawarkan oleh Innoenergy seperti smart city, renewable energy, nuclear, smart electrical network dan masih banyak lagi.

Cek website beasiswanya di sini: http://www.innoenergy.com/education/master-school/

Program ini akan membawamu ke 2 universitas yang berbeda di Eropa, seperti KTH Royal Institute of Technology di Swedia, KU Leuven di Belgia, Eindhoven University of Technology di Belanda dan masih banyak lagi. Pada program ini kamu akan menghabiskan setiap tahunnya di kampus yang berbeda.

Akan terdapat 3 bentuk penerimaan saat pengumuman natinya yang pertama

  • Diterima secara full, yaitu mendapatkan biaya hidup perbulan sebesar 7000 SEK dan biaya kuliah digratiskan
  • Diterima partial yaitu biaya kuliah digratiskan
  • Diterima di program namun harus membayar uang kuliah

Terdapat beberapa syarat untuk mendaftar program ini yaitu

  • Bachelor’s degree certificate
  • Transcript akademik
  • Proof of English proficiency
  • CV
  • copy of passport
  • motivation letter untuk program tertentu
  • Pertanyaan mengenai motivasi dan pengalaman dalam bidang inovasi dan kewirausaahan (Pertanyaan ini akan diberikan saat mengapply secara online di website innoenergy)
  • Dokumen tambahan seperti internship, pengalaman kerja dan prestasi

 

Perhatikan Beasiswa dari Kampus

Informasi mengenai beasiswa ini memang patut dicari sendiri sebab informasinya tersebar dimana-mana. Beasiswa ini adalah mengenai KTH Scholarship dan KTH Master Challenges

Untuk peraih beasiswa KTH Scholarship, maka anda akan mendapatkan fee waiver selama tahun pertama dan kedua berkuliah di KTH. Syarat untuk meng-apply beasiswa ini adalah:

  • GPA
  • University ranking of applicant’s bachelor degree
  • Selection process and recommendation of the director of the applied master’s programme
  • Applicant’s motivation, relevant work experience and extra-curricular activities

Untuk beasiswa KTH Master Challenges, hanya diperuntukan untuk pelajar dari India dan juga Indonesia. Untuk program yang ditawarkan kepada pelajar Indonesia sendiri terdapat jurusan Machine Learning dan Vehicle Engineering. Seleksi beasiswa ini berupa kompetisi dimana pelamar akan diberikan quiz dan juga case study untuk diselesaikan. Hanya saja untuk tahun ini deadline dari beasiswa ini sudah selesai.

Namun biasanya beasiswa jenis ini selalu diadakan seperti tahun lalu diadakan oleh Chalmers University dengan jurusan Telecommunication Engineering, dan 2 tahun sebelumnya diadakan kembali oleh KTH dengan jurusan yang diberikan beasiswa adalah Vehicle Engineering dan Aerospace Engineering.

 

(Sumber materi: http://techraveller.com/4-jenis-beasiswa-kuliah-di-swedia/)

 

Penulis: Andro Satrio SG