Kata orang masa SMA adalah masa yang paling mengesankan. Sudah remaja, mulai bisa berpikir dewasa, pergaulan makin banyak, mulai berani pacaran hehe, dan masih banyak lagi. Terlebih dari itu, kenangan indah yang bisa terngiang-ngiang dalam ingatan adalah ketika kelas 3. Sudah semakin akrab, banyak hal yang sudah dilalui bersama teman, rasanya susah untuk terulang lagi. Sampai pada momok besar UN dan lulus, menjadi pemisah 3 tahun lamanya menjalani keseharian bersama. Setelah lulus inilah, mulai disibukkan dengan urusan pribadi, entah melamar kerja atau mencari-cari tempat kuliah. Intensitas keakraban yang tadinya hampir setiap hari mulai berkurang, bahkan tidak ada lagi.

Apa mau dikata, hidup harus terus berlanjut. Pilihannya 2, kerja atau lanjut studi. Khusunya yang berniat melanjutkan studi ke jenjang perkuliahan, sudah tentu harus mencari tahu bagaimana dan seperti apa kuliah itu. Tentunya semua harus kembali lagi ke minat dan bakat masing-masing supaya tidak ada penyesalan nantinya.

Sangat penting untuk diketahui, memilih tempat kuliah itu tidaklah sembarangan. Jangan cuma kepingin kuliah di Universitas tebaik di Indonesia saja, minat dan bakat dalam diri jadi diabaikan. ‘Asal keterima’ saja, yang penting kuliah. Minat dan bakat sangat mempunyai peranan penting untuk memutuskan lanjut kuliah. Jangan sampai ditengah jalan merasa salah jurusan, jadinya setengah-setengah sehingga lulus pun lama. Lebih buruknya lagi, memutuskan untuk berhenti dengan semua pengorbanan yang sudah dilakukan, hanya jadi sia-sia saja.

Persiapan kuliah yang mula-mula adalah tahu jenis-jenis perguruan tinggi. Mari kenali dan ketahui jenis-jenis perguruan tinggi di Indonesia. Simak penjelasan lebih lanjut di bawah ini:

 

  1. Perguruan Tinggi Berdasarkan Penyelenggsara

 

  • Perguruan Tinggi Negeri

 

Perguruan tinggi negeri merupakan perguruan tinggi yang dipunyai pemerintah. Kalian pasti sudah kenal dengan UI, IPB, ITB, UGM, UNY, dan lain-lain.

 

  • Perguruan Tinggi Swasta

 

Perguruan tinggi swasta merupakan lembaga pendidikan tinggi yang dimiliki pihak swasta/lembaga/yayasan. Contoh: Universitas Pancasila, Binus, UPH, Trisakti, dan lain-lain.

 

  • Perguruan Tinggi Kedinasan

 

Perguruan tinggi kedinasan –disingkat PTK- merupakan jenis perguruan tinggi yang dimiliki lembaga pemerintah ataupun swasta. Di PTK ini mahasiswa setelah lulus diwajibkan bekerja di lembaga tersebut sebagai bentuk pengabdiannya. PTK di Indonesia antara lain, STAN, AKMIL, Politeknik Gajah Tuggal, dan lain-lain.

 

  1. Perguruan Tinggi Berdasarkan Bentuk

 

  • Universitas

 

Universitas merupakan bentuk perguruan tinggi yang memiliki banyak program studi dan pada umumnya lengkap. Program studi dari rumpun ilmu sosial, sains dan teknologi, hingga kesenian.

Adapun jenjang di universitas beragam, mulai dari D3, S1, S2, sampai dengan S3. Universitas lebih mendidik mahasiswanya menjadi seorang akademisi atau ahli.

 

  • Institut

 

Institut merupakan bentuk perguruan tinggi yang memfokuskan diri kepada satu program yang sejenis. Contohnya adalah ITB, di ITB yang ada hanya program studi kategori sains dan teknologi. Di sana tidak ada program studi ilmu sosial apalagi kesenian.

 

  • Sekolah Tinggi

 

Sekolah tinggi lebih mengerucutkan diri menjadi lembaga pendidikan tinggi yang hanya memiliki 1 bentuk program studi. Contoh: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu ekonomi, Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata, dan lain-lain.

 

  • Akademi

 

Sedikit berbeda dari 3 yang sudah disebutkan. Akademi lebih mengedepankan keterampilan dari pada teori. Pembagiannya 30% praktik dan 70% teori. Ini sama halnya  seperti SMK di pendidikan tinggi. Lulusan ini memang dipersiapkan untuk bisa langsung terjun ke dunia pekerjaan. Contoh akademi antara lain, Akademi Pimpinan Perusahaan, Akademi Televisi Indonesia, Akademi Sekretari, dan lain-lain.

 

  • Politeknik

 

Sama halnya seperti akademi, politeknik lebih menekankan juga pada pratik ketimbang teori. Bedanya, politeknik menyasar bidang-bidang studi teknis. Sasaran utama politeknik yaitu menyiapkan mahasiswanya terampil dan cepat beradaptasi dengan dunia industri. Jenjang politeknik di mulai dari D3, D4, SP-1, dan SP-2. Politeknik yang ada di Indonesia antara lain, Politeknik Negeri Media Kreatif, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Pos, dan masih banyak lagi.

Bagaimana, sudah lebih paham belum? Jangan sampai salah lagi ya. Mari gapai cita-cita dengan pendidikan yang setinggi-tingginya. Tetap semangat.

 

Penulis: Andro Satrio SG