Mengikuti ajang pencarian bakat atau kompetisi hingga berhasil menjadi the champion adalah hal yang patut diacungi jempol sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri. Karena telah menjadi seorang juara maka dengan bangganya pula kamu mengekspos semua hasil jerih payah yang terbayarkan itu di berbagai media dan membiarkan khalayak tahu bahwa kamu telah menjadi sang juara tahun ini bahkan mungkin tahun ini adalah tahun kesekian kamu meraih tropi dan penghargaan yang tak bisa di raih orang lain.

Sementara yang kalah mungkin ada yang sedang tertekan, merenung bahkan sampai mengurung diri di kamar karena lelah atas usaha yang tak membuahkan hasil gemilang, atau malah ikut mengekspos kekalahannya di media seperti yang sang juara lakukan tanpa mau menyadari kesalahan fenomenal yang telah dilakukannya karena ia merasa sudah melakukan yang terbaik (di matanya).

Nah, bicara tentang kekalahan tentunya bermakna negatif, orang-orang akan men-stereotype kalah berarti tidak bagus, kalah berarti tidak profesional, kalah berarti memiliki banyak kekurangan. Mungkin sebagian dari kamu yang menganggap dirimu sebagai the loser selalu bertanya,

“Apa yang salah dengan karyaku?”

Jika kamu membaca alasan berikut ini dengan serius, maka yakinlah kamu akan menjadi the next champion.

 

Forget The Instruction

Dalam mengikuti kompetisi, pasti ada beberapa langkah dan panduan dari pihak penyelenggara lomba yang harus diikuti peserta agar tidak ada miscommunication atau kesalah pahaman sebelah pihak karena peserta terlalu menganggap remeh dan berpikir bahwa panduan itu hanya sebagai formalitas, pada akhirnya mengakibatkan karya kamu tidak lolos ke babak final. Mengikuti panduan lomba itu sangat penting sebelum mempersiapkan segala sesuatunya, karena harus mengetahui seluk-beluk, latar belakang, serta tujuan mengapa lomba tersebut diadakan.

 

Uncareful

Kehati-hatian serta ketelitian dalam mengoreksi hasil karya yang akan kamu kirimkan juga sangat penting karena jika tidak diperhatikan dan dicek ulang akan sangat berpengaruh terhadap penilaian karya kamu, contohnya dalam lomba menulis sering terjadi error typography karena kelalaian para peserta yang tidak teliti dan tidak melakukan check and recheck sehingga akan mengurangi nilai estetika bahasa dan tingkat keseriusan kamu dalam berpartisipasi. Error typhography bisa terjadi karena kamu terlalu terburu-buru ingin cepat selesai, dan kamu tidak punya banyak waktu karena deadline yang terlalu mepet dan kamu masih tetap memaksakan diri untuk ikut ajang tersebut sehingga karyamu tidak bisa mencapai maksimal.

Kasus ketidaktelitian lainnya yang sering terjadi adalah kesalahan dalam penulisan format nama peserta dan hasil karya serta alamat panitia lomba. Kesalahan penulisan nama kontak panitia terjadi karena ketidaktelitian peserta dalam proses recheck sehingga mengakibatkan kerugian pada peserta sendiri dan akhirnya karyanya tidak sampai ke panggung kompetisi.

 

Bad Time Management

Ketika kamu mendapat informasi lomba dengan tenggang waktu yang sangat singkat, sebaiknya jangan kamu ikuti karena akan mempengaruhi kualitas karyamu, ketika kamu mengerjakan atau melakukan simulasi secara terburu-buru juga waktu yang singkat otomatis informasi yang didapat juga persiapanmu tidak matang sehingga mengakibatkan karyamu telat dikirim atau dikirim bertepatan dengan deadline karena manajemen waktu yang kurang bagus.

 

Plagiarism

Karena manajemen waktumu yang kurang bagus tapi kamu tetap nekad untuk mengikuti lomba yang di inginkan, maka kamu terpaksa atau bahkan sengaja untuk meniru hasil karya orang lain yang dipadu padankan dengan hasil karyamu untuk menambah nilai estetika dalam karyamu, namun bukannya karyamu menjadi lebih bagus, malah akan lebih cepat tereksekusi karena mengandung unsur plagiarisme.

 

No Reconfirmation

Melakukan konfirmasi ulang sering kali diabaikan oleh peserta lomba, padahal konfirmasi ulang itu sangat penting untuk memastikan bahwa karyamu telah dikirim dan sampai ke panitia. Banyak peserta yang protes karna menganggap karya mereka hilang, padahal penyebab karya mereka tidak sampai ke meja redaksi adalah karena tidak adanya konfirmasi sebelum hari perlombaan tiba.

Warning buat para champion hunter agar lebih bijak lagi dalam merintis karyanya ya! Just be Yourself….!

 

Author: Tita Sr.